Manchester United
Tampilkan postingan dengan label Sepak Bola. Tampilkan semua postingan

Selasa, 12 Februari 2013

10 Pesepakbola Muda Termahal

10 Pesepak Bola Muda Termahal di Dunia
10 Pesepak Bola Muda Termahal di Dunia
10 Pesepak Bola Muda Termahal didunia - Manajer Chelsea, Roberto Di Matteo menaruh harapan besar terhadap Eden Hazard, pemain 21 tahun yang baru dibeli dari Lille, klub asal Prancis.

Pernyataan itu disampaikan saat Hazard yang dibeli dengan harga 41 juta 
Euro 
bermain gemilang dengan mencetak satu gol saat The Blues mengalahkan Seattle Sounders, Juli 2012 lalu. Tur ke Amerika itu merupakan pertandingan perdana Hazard dengan seragam biru-biru.

Hazard merupakan satu dari beberapa pemain muda berusia 22 tahun ke bawah yang ditransfer dengan harga selangit.

Berikut ini adalah 10 pemain muda termahal dalam sejarah transfer pemain sepakbola Profesional 
:
1. Lucas Moura, 20 tahun 
http://www.didunia.net/

Kebangsaan: Brasil
Transfer dari Sao Paolo, Brasil ke Paris Saint-Germain, Prancis (2012)
Nilai transfer: 45 juta euro
2. Eden Hazard, 21 tahun
http://www.didunia.net/
Kebangsaan: Belgia
Transfer dari Lille, Prancis ke Chelsea, Inggris (2012)
Nilai transfer: 32 juta pounsterling atau 41 juta euro3. Oscar Dos Santos Emboaba Junior, 21 tahun 
http://www.didunia.net/
Kebangsaan: Brasil
Transfer dari Internacional, Brasil ke Chelsea, Inggris (2012)
Nilai transfer: 25 juta juta poundsterling atau 32 juta euro
4. Mario Barwuah Balotelli, 22 tahun
http://www.didunia.net/

Kebangsaan: Italia
Transfer dari Manchester City, (inggris) ke Ac Milan , Italia (2013)
Nilai transfer: 17 juta pounsterling atau 21 juta euro
5. Jack Rodwell, 21 tahun
http://www.didunia.net/

Kebangsaan: Inggris
Transfer dari Everton, Inggris ke Manchester City, Inggris (2012)
Nilai transfer: 15 juta pounsterling atau 19 juta euro
6. Fabio Borini, 21 tahun
10 Pesepak Bola Muda Termahal

Kebangsaan: Italia
Transfer dari AS Roma, Italia ke Liverpol, Inggris (2012)
Nilai transfer: 11 juta pounsterling atau 14 juta euro
7. Xherdan Shaqiri, 21 tahun 
http://www.didunia.net/
Kebangsaan Swiss
Transfer dari FC Basel, Swiss ke Bayern Muenchen, Jerman (2012)
Nilai transfer: 13 juta euro
8. Erik Lamela, 22 tahun
http://www.didunia.net/

Kebangsaan, Argentina

Transfer dari River Plate, Argentina ke AS Roma, Italia (2011)
Nilai transfer: 12 juta euro
9. Alex Oxlade-Chamberlain, 19 tahun
http://www.didunia.net/
Kebangsaan, Inggris
Transfer dari Southampton
, Inggris ke Arsenal, Inggris (2011)
Nilai transfer: 12 juta euro
10. Douglas Costa, 22 tahun
http://www.didunia.net/
Kebangsaan Brasil
Transfer dari Gremio, Brasil ke Shaktar Donetsk, Ukraina (2010)
Nilai transfer: 12 juta euro
 

Read More »

Minggu, 03 Februari 2013

10 Rekor Tak Terkalahkan Klub Sepakbola

10. Arsenal 2003-04 (49 Laga)

Arsenal pada 2003/04 menyusul jejak Preston North End lebih dari seabad silam sebagai tim yang mampu menyudahi satu musim top flight Liga Inggris tanpa sekali pun menderita kekalahan, sekaligus merengkuh predikat The Invincibles.
Trofi Premier League musim itu pun diamankan pasukan Arsene Wenger, yang ketika itu masih bermarkas di Stadion Highbury.

Unbeaten run yang sudah dimulai sejak dua partai jelang penutupan 2002/03 itu dilanjutkan The Gunners sampai pekan kesembilan ‘04/05, alias menyentuh 49 laga. Sayang, niatan untuk menggenapkan catatan tersebut menjadi 50 partai pupus setelah mereka ditumbangkan rival berat, Manchester United, 2-0 di Old Trafford.

9. Juventus 2011-12 (49 Laga).

Datang menggantikan Ciro Ferrara sebagai pelatih Juventus, Antonio Conte langsung mempersembahkan scudetto pada musim 2011/12 lalu alias musim debutnya bertugas di Turin.
Hebatnya, titel pertama Si Nyonya Tua pasca-calciopoli itu dibukukan dengan status tak terkalahkan sepanjang musim -- total 39 laga ditambah satu partai terakhir Ferrara yang berkesudahan 2-2 kontra Napoli pada pekan pamungkas 2010/11.

Tanpa kehadiran Conte -- yang pada Agustus lalu divonis bersalah dalam kasus scommessopoli karena tidak melaporkan upaya pengaturan skor sewaktu membesut Siena -- di tepi lapangan, Bianconeri ternyata tetap mampu tampil gemilang dan menjaga rekor tak terkalahkan hingga giornata 10 musim ini.

Namun, Juve akhirnya tersandung juga. Pada pekan ke-11, mereka dipaksa menyerah 3-1 oleh seteru abadi, FC Internazionale, di Juventus Stadium.

8. Ajax 1994-96 (52 Laga)

Golden generation era 1990-an, dengan nama-nama seperti Edwin van der Sar, De Boer bersaudara, Clarence Seedorf, Marc Overmars, hingga Patrick Kluivert adalah salah satu skuat terbaik yang pernah dimiliki Ajax Amsterdam.Selain berkuasa di Eredivisie dengan tiga gelar berurutan (1994, 1995, 1996), tim arahan Louis van Gaal juga meraih kejayaan di pentas Eropa dengan menjuarai Liga Champions 1994/95 -- titel keempat sepanjang sejarah Ajax.Torehan tak terkalahkan sebanyak 52 partai di liga domestik melengkapi kegemilangan De Godenzonen alias Putra-Putra Dewa pada periode ini. Adalah tuan rumah Willem II yang akhirnya menyetop laju Ajax dengan membukukan kemenangan tipis 1-0 pada 14 Januari 1996.

7. FC Porto 2010-12 (55 Laga)

Bertahan lebih dari dua dekade, rekor Benfica sebagai tim dengan rangkaian tak kalah terpanjang di Liga Portugal nyaris saja disamakan oleh Porto. Rentetan tak terkalahkan Os Dragoes bermula pada Maret 2010, waktu kendali tim masih dipegang Jesualdo Ferreira.Catatan bagus berlanjut ketika tongkat kepelatihan diambil alih Andre Villas-Boas, sosok yang kini menukangi Tottenham Hotspur di Liga Primer Inggris, pada 2010/11. Di musim itu, sang bos muda mempersembahkan empat gelar, termasuk Liga Europa, sebelum hengkang ke Chelsea.Streak sudah menyentuh 55 laga kala tim, di bawah asuhan pelatih terkini, Vitor Pereira, bertandang ke markas Gil Vicente pada pekan ke-17 Primeira Liga musim kemarin. Kalau seri saja dalam partai ini, maka rekor Benfica akan disetarakan Porto. Sayang, mereka justru takluk dengan skor 3-1

6. Penarol 1966-69 (56 Laga)

1960-an pantas dianggap sebagai periode keemasan Penarol. Tujuh titel liga, tiga Copa Libertadores, serta dua Piala Interkontinental mereka caplok pada dekade ini.Selain trofi, pencapaian mentereng lain yang juga diukir Penarol adalah rekor tak terkalahkan di Liga Uruguay sebanyak 56 pertandingan yang membentang selama tiga tahun, sejak September 1966 sampai September 1969.Torehan impresif tim berjulukan Carboneros alias Si Penambang Batu Bara ini dipastikan berakhir setelah mereka dibekuk Liverpool Montevideo dua gol tanpa balas.

5. Benfica 1976-78 (56 Laga)

Di bawah arahan pelatih asal Inggris, John Mortimore, Benfica mengukuhkan diri sebagai pemegang rekor tak terkalahkan sepanjang sejarah di Liga Portugal.
Diperkuat bintang-bintang Seleccao era tersebut, seperti Fernando Chalana, Humberto Coelho, Toni, Nené, Manuel Bento, Shéu, João Alves, dan Minervino Pietra, Os Aguias tak terhadang dalam 56 duel.

Streak ciamik Benfica, yang diawali sejak Oktober 1976, baru terhenti pada akhir 1978. Mereka takluk 1-0 saat melawat ke markas musuh besar, FC Porto.

4. AC Milan 1991-93 (58 Laga):

Tim Milan asuhan Arrigo Sacchi yang mencaplok dua titel Piala Champions berurutan pada 1989 dan 1990 punya julukan “The Immortals”, sedangkan skuat pimpinan Fabio Capello dengan rengkuhan tiga scudetto konsekutif antara 1992 dan 1994, juga Liga Champions 1993/94, dilabeli “The Invincibles”.
Alasannya sudah jelas, Rossoneri di bawah arahan Don Fabio mengemas rekor tak terkalahkan terpanjang dalam sejarah Serie A, setotal 58 pertandingan, di periode Mei 1991 sampai Maret 1993.

Bermaterikan pemain yang tak banyak berubah dibandingkan era Sacchi, termasuk trio Belanda Frank Rijkaard, Ruud Gullit, dan Marco van Basten, Capello menyempurnakan Milan dengan menambahkan detail kecil yang diperlukan.

“Capello sangat baik dalam melanjutkan pekerjaan yang dimulai Sacchi dan menambahkan hanya kepingan-kepingan kecil untuk melengkapi mosaik yang sempurna,” demikian ucap mantan anak buah Capello yang kini menukangi Parma, Roberto Donadoni.

Adapun tim yang mengakhiri rekor imbattuta Milan besutan Capello adalah Parma, yang membawa pulang kemenangan 1-0 dari San Siro pada giornata 23 musim 1992/93 berkat gol tunggal Faustino Asprilla.

3. Boca Juniors 1924-27 (59 Laga):

Boca Juniors dua kali menorehkan rekor tak terkalahkan di Primera Division Argentina, yakni saat kompetisi masih berstatus amatir dan ketika sudah memasuki era profesional.Catatan paling istimewa adalah yang pertama, dibuat pada 1924 hingga 1927, ketika mereka tak terbendung dalam 59 laga. Setelah ditumbangkan Huracan 2-0 pada akhir Maret 1924, Boca baru mengecap kekalahan lagi lebih dari tiga tahun berselang. Adalah tuan rumah Lanus yang menyetop rekor Boca dengan kemenangan 2-1 pada Juni 1927..Di era profesional, Boca, yang kini tercatat sebagai salah satu tim dengan koleksi titel terbanyak di dunia, juga sempat mengemas unbeaten streak lagi, sebanyak 40 pertandingan, pada 1998 sampai 1999.

2. Celtic 1915-17 (62 Laga):

Di tangan pelatih pertama Willie Maley, Celtic mencetak unbeaten streak yang hingga sekarang masih tercatat sebagai rekor di seantero Britania Raya. Pada rentang November 1915 sampai April 1917, The Hoops tak pernah mengecap kekalahan dalam 62 partai, termasuk di antaranya dua laga yang dimainkan dalam sehari, yakni melawan Raith Rovers FC (Celtic menang 6-0) dan Motherwell (3-1).Patsy Gallagher serta Jimmy “Napoleon” McMenemy mencuat sebagai bintang dalam skuat Celtic generasi ini. Tim juga diperkuat oleh Alec “The Icicle” McNair, yang sampai saat ini masih berstatus kolektor penampilan terbanyak untuk klub sebanyak 604 laga.

1. Steaua Bucuresti 1986-89 (104 Laga)

Inilah pemilik rekor tak terkalahkan terpanjang di sebuah liga domestik di Benua Biru.Pada periode kejayaannya, Steaua Bucuresti benar-benar tak tertandingi di Liga I Rumania. Tim yang waktu itu diperkuat para pemain seperti Miodrag Belodedici, László Bölöni, Marius Lăcătuş, Victor Piţurcă, dan Gavril Balint tak tersentuh kekalahan dalam 104 partai!Steaua juga terbukti tidak jago kandang. Mereka sukses memenangi Piala Champions 1985/86, menjadi semi-finalis di edisi 1987/88, dan runner-up pada 1988/89.Adapun tim yang sanggup menghentikan streak Steaua di kancah domestik, yang bertahan selama tiga tahun (1986-89), adalah musuh sekota, Dinamo Bucuresti. Dinamo menang telak 3-0 kala bertamu ke markas Steaua pada 9 September 1989.


sumber
Read More »

Minggu, 27 Januari 2013

Kiper Pencetak Gol Terbanyak

Didalam sepakbola, biasanya tugas kiper hanya menjaga gawangnya agar tidak kebobolan oleh gol. Tapi ada juga kiper yang mempunyai insting untuk menyerang, entah itu dari titik penalti, dari tendangan bebas atau tendangan sudut. IFFHS (International Federation of Football History & Statistics). telah mencatat siapa kiper kiper yang mempunyai catatan prestasi dalam hal mencetak gol, disana ada kiper José Luis Félix Chilavert, Jorge Campos dll. Berikut daftar nama kiper pencetak gol terbanyak yang telah dicatat oleh IFFHS.

1. Rogério Ceni (Brazil), Club : São Paulo FC, Gol : 79 (Penalti : 33 - Non Penalti: 46)
http://www.didunia.net/

2. José Luis Félix Chilavert (Paraguay), Club : CA Peñarol 
Montevideo, Gol : 62 (Penalti : 45 - Non Penalti : 17) *


3. René Higuita (Colombia), Club : C de F Deportivo Rionegro, Gol : 41 (Penalti : 37 – Non Penalti : 4)


4. Jorge Campos (Mexico), Club : Puebla FC, Gol: 40 (Penalti : 9 – Non Penalty : 31)*


5. Álvaro Misael Alfaro (El Salvador), Club : CD Isidro Metapán, Gol : 31 (Penalti : 20 – Non Penalti : 11)


6. Johnny Martín Vegas (Peru), Club : Sport Ancash Huaraz, Gol : 31 (Penalti : 26 – Non Penalti : 5)
[no pic]

7. Dimitar Ivankov (Bulgaria), Club: Kayserýspor, Gol : 30 (Penalti : 30)


8. Hans-Jörg Butt (Deutschland), Club : Sport Lisboa e Benfica, Gol : 28 ( Penalti : 28)


9. Marco Antonio Cornez (Chile), Club : Deportes Iquique, Gol : 24 (Penalti : 24)*


10. Dragan Pantelic (Jugoslavia), Club : FK Radnicki Nis, Gol : 22 (Penalti : 21 – Non Penalti : 1)*


11. Žarko Lucic (Crna Gora), Club : FK Mladost Podgorica, Gol : 21 ( Penalti : 21)
http://www.didunia.net/


Read More »

Senin, 14 Januari 2013

10 Persaingan Terhebat Klub Sepakbola

Sepak bola, permainan yang indah, bisa menjadi masalah hidup & mati untuk beberapa klub & pendukungnya. Budaya, serta daerah, perbedaan berkontribusi terhadap keganasan ini & penampilan pemain dalam pertandingan tersebut memutuskan apakah mereka akan selamanya dicintai atau dibenci. Sebuah kesalahan atau momen magic sesaat dapat menciptakan sejarah, tetapi juga dapat mengakibatkan perkelahian, bentrokan & kerusuhan. Berikut adalah 10 Persaingan Terhebat Club Sepakbola Dunia Sepanjang Waktu .

10. Corinthians vs Palmeiras

Corinthians vs Palmeiras

Derby Paulista adalah nama yang dikenal di kalangan São Paulo, Sport Club Corinthians Paulista dan Sociedade Esportiva Palmeiras. Ini adalah persaingan antara dua klub sepak bola yang masih aktif di kota tertua dari São Paulo. Derby Paulista masuk di antara 10 derbi klasik terbesar di dunia.

Sebuah persaingan besar di negara bagian Brasil São Paulo, Corinthians vs Palmeiras selalu menarik banyak perhatian ketika mereka berhadapan satu sama lain. Ada buku dan film yang menceritakan tentang persaingan ini, termasuk versi Romeo dan Juliet dimana Corinthians dan Palmeiras mengisi posisi Montague dan Capulets.

9. Nacional vs Penarol

Nacional vs Penarol

Salah satu derby klasik sepak bola dunia, sejak akhir abad 19, yaitu konfrontasi antara dua tim terbesar Montevideo: Nacional dan Penarol. Kedua tim ini telah memainkan peran besar dalam mengembangkan sepak bola Amerika Selatan, dihormati di Amerika dan seluruh dunia, meskipun kesuksesan Internasional mereka meredup saat ini. Bersama-sama mereka mendapat 8 Copa Libertadores dan 6 Piala Intercontinental.

Pada 14 April 1990, derbi ini berakhir imbang 0-0 dan menghasilkan 22 kartu merah, 11 untuk masing-masing pihak, (Nacional- 9 pemain di lapangan dan 2 pemain cadangan). Pertandingan berakhir pada menit 85 ' karena peraturan sebuah pertandingan tidak boleh kurang dari 7 pemain. 26 November 2000, pertandingan berakkhir imbang 1-1, dan berakhir dengan konfrontasi lain, di mana 9 pemain harus menghabiskan sebulan di penjara, bersama dengan salah satu pelatih. Dua edisi pertandingan dimainkan di luar negeri, satu di La Plata (Argentina) pada tahun 1960, yang lain di La Coruña (Spanyol) pada tahun 2005, karena risiko keramaian & perkelahian.

8. Fenerbahce vs Galatasaray

Fenerbahce vs Galatasaray

Fenerbahçe SK vs Galatasaray SK adalah persaingan dua klub paling sukses di Lig Süper, Turki. Ini juga merupakan derby lokal, salah satu dari sekian banyak klub di Istanbul. Persaingan ini sudah ada lebih dari satu abad, dan telah berkembang menjadi salah satu yang paling intens dan paling parah, biasanya menarik penonton besar. Kedua klub saling bersaing untuk title klub sepakbola paling sukses di Turki. Departemen sepakbola mereka selalu menjadi yang paling menarik di kalangan fans mereka, tetapi persaingan juga meluas hingga ke cabang olahraga lain seperti basket, voli, atletik, dayung.

Galatasaray SK dinilai lebih sukses, setelah memenangkan 68 gelar resmi dibandingkan 66 gelar Fenerbahçe SK. Fenerbahe SK paling berhasil dalam head-to-head mereka, sementara Galatasaray SK membanggakan diri dari prestasi mereka dalam memenangkan UEFA 2000, Final Piala UEFA 2000 dan Piala Super, menjadi satu-satunya tim Turki sejauh ini.

7. Internazionale vs Milan

Internazionale vs Milan

Derby della Madonnina, atau biasa dikenal Derby Milan, adalah pertandingan sepakbola antara klub Italia: Associazione Calcio Milan dan Internazionale Milano Football Club. Ini adalah derby lokal dan merupakan salah satu derby paling dinanti di dunia sepakbola. Bersama dengan derby Roma dan Turin, dianggap sebagai salah satu derbi lintas kota terbesar di Serie A, begitu intensnya sehingga hanya wasit pilihan saja yang dapat memimpin pertemuan tim ini. Pertemuan mereka dua kali dalam setahun di liga Italia Seri A, namun, derby juga terjadi di Coppa Italia dan Liga Champions.

Ini adalah satu-satunya derby di Eropa yang dimainkan oleh dua tim yang telah juara Eropa dan dunia. Hal ini disebut "Derby della Madonnina" untuk menghormati salah satu tempat wisata utama dari kota Milan, patung Bunda Maria di atas Duomo, yang biasanya disebut "Madonnina".

6. Liverpool vs Manchester United

Liverpool vs Manchester United

Sejarah antara Liverpool dan Manchester United adalah salah satu persaingan yang paling signifikan di sepak bola, kadang-kadang disebut sebagai North West derby. Kedua klub berasal dari North West of England, mereka juga dua tim paling sukses di Inggris, dan di antara mereka bahwa mereka telah memenangkan penghargaan 116. Manchester United mendapatkan 19 gelar liga, melewati Liverpool dengan 18 gelar liga di Inggris. Meskipun Liverpool sukses di Inggris, mereka gagal memenangkan Liga Premier, sejak didirikan pada tahun 1992.

5. Internazionale vs Juventus

Internazionale vs Juventus

Nama Derby d'Italia (Italia untuk "Derby Italia") diciptakan kembali pada tahun 1967, oleh wartawan olahraga yang terkenal Italia Gianni Brera , sebagai program sepakbola dua tahunan di sepakbola Italia antara Internazionale Milan dan Juventus Turin. Nama itu juga diberikan untuk dua tim dengan jumlah tertinggi penghargaan internasional dan nasional.

Pertarungan antara Juventus dan Inter adalah salah satu pertandingan derby paling intens di Italia, antara dua tim bukan dari kota yang sama. Kedua tim juga peringkat pertama dan kedua dalam kemenangan dan gol dalam sejarah Serie A. Pertandingan dua klub ini juga merupakan pertandingan antara dua klub yang belum pernah terdegradasi dari Serie A (sebelum skandal Calciopoli).

4. Boca Juniors vs River Plate 

Boca Juniors vs River Plate

Superclásico adalah nama yang digunakan untuk menggambarkan pertandingan sepak bola di Argentina Buenos Aires antar Boca Juniors dan River Plate. Ini berasal dari bahasa Spanyol "Clasico" yang berarti berarti derby, dengan awalan "super" digunakan untuk dua klub adalah klub paling populer dan sukses di sepak bola Argentina. Karena basis penggemar yang sangat besar (Boca memiliki 40% dari populasi Argentina dan River 33%), dan keberhasilan yang luar biasa, permusuhan yang mencakup bagian utama dari rakyat negara itu.

Dikenal di seluruh dunia untuk semangat para fans yang selalu berdiri dan bernyanyi dengan lagu-lagu semangat (sering didasarkan pada lagu-lagu populer band rock Argentina) melawan saingan mereka, kembang api, bendera dan kertas, dan kadang-kadang berakhir dalam kerusuhan, atau tawuran dengan polisi. Wisatawan dari seluruh dunia datang ke Argentina untuk menonton pertandingan, kadang-kadang bahkan dengan paket yang mencakup tiket ke Superclásico tersebut.

Superclásico ini dikenal dunia sebagai salah satu derby paling sengit dan paling penting. Pada bulan April 2004, surat kabar Inggris, The Observer, menempatkan Superclásico di bagian atas daftar mereka "50 olahraga harus Anda lakukan sebelum anda mati", dan mengatakan bahwa "Derby di Buenos Aires membuat game terlihat pertandingan sepakbola SD "

3. Rangers vs Celtic

Rangers vs Celtic

Salah satu derby terbesar dan paling intens di dunia, antara tim Skotlandia Celtic dan Rangers, lebih dari pertandingan sepak bola - persaingan ini sudah memasuki agama, politik dan sikap sosial menentang terhadap satu sama lain. Kedua klub bermain di Glasgow, Skotlandia, dan pertandingan merupakan salah satu derby tertua di dunia, 1888.

Derby Lama ini juga merupakan salah satu pertandingan yang paling diperebutkan di dunia, dengan lebih dari 370 game yang telah dimainkan. Pertandingan yang dimainkan baik di Ibrox Stadium dengan 51.000 fans, atau Celtic Park di depan 60.000. Dalam beberapa kasus, pertandingan dimainkan di Hampden Park, jika skor imbang terjadi dalam Piala Skotlandia atau final Piala Liga Skotlandia atau semi-final. Kedua tim telah memenangkan banyak gelar, namun saat ini Rangers di depan Celtic dengan 53 gelar liga berbanding 42 untuk Rangers.

Persaingan ini dianggap oleh orang banyak menjadi salah satu yang paling kuat di dunia, dengan atmosfer yang luar biasa dan nyanyian yg keras. Rangers dianggap sebagai klub Protestan dengan pendukung Unionis, sementara Celtic dianggap klub Katolik dengan pendukung Republik dan Nasionalis. Ini telah lama memiliki hubungan dengan konflik politik di Irlandia Utara, dengan ribuan penggemar dari Irlandia Utara dan Republik Irlandia melakukan perjalanan ke Skotlandia untuk pertandingan ini. Memang, persaingan antara kedua klub sangat besar bahwa hanya lima pemain yang pernah pindah antar klub.

Pada tahun 1980, sekitar 9.000 penggemar berkelahi di lapangan setelah kemenangan 1-0 Celtic di Final Piala Skotlandia di Hampden. Ini adalah invasi terburuk ke dalamlapangan sepakbola yang pernah dilaporkan. Sebuah kelompok aktivis yang memonitor aktivitas sektarian di Glasgow telah melaporkan bahwa pada akhir pekan, penerimaan ke ruang gawat darurat rumah sakit meningkat sembilan kali lipat lebih banyak biasanya, dan wartawan Franklin Foer mencatat bahwa dalam periode 1996-2003, delapan kematian di Glasgow secara langsung terkait dengan pertandingan, dan ratusan serangan.

2. Lazio vs Roma

Lazio vs Roma

Derby della Capitale (bahasa Inggris: Derby ibukota) adalah derby sepak bola setempat di Roma, Italia, antara dua tim utama kota, Lazio dan Roma. Hal ini dianggap sebagai derby paling sengit di negara itu diantara derby lokal lainnya, Derby della Madonnina (Milan derby) dan Derby della Mole (Turin derby), dan salah satu yang terbesar dan derby ibukota diperhatikan di Eropa. Derby ini ditandai dengan kerumunan besar, kegembiraan, kekerasan dan - baru-baru - spanduk rasis di stadion.

Beberapa insiden ekstrim telah meninggalkan jejak mereka pada sejarah fixture ini. Pada tahun 1979, suporter Lazio Vincenzo Paparelli terkena lemparan kembang api oleh seorang penggemar Roma dari ujung stadion di mata dan terbunuh, menjadi korban tewas pertama dalam sepakbola Italia karena kekerasan.

Pada tahun 2004 sebuah peristiwa yang belum pernah terjadi sebelumnya ketika ultras Roma memaksa pertandingan harus dihentikan setelah menyebarkan rumor palsu di antara kerumunan bahwa seorang anak telah dibunuh oleh polisi sebelum pertandingan. Dalam derby terakhir, pada bulan Desember 2009, wasit menghentikan bermain selama sekitar tujuh menit, hanya 13 menit setelah memasuki babak pertama, karena kembang api yang dilemparkan ke lapangan.

Derby pada tanggal 21 Maret 2004, diberhentikan empat menit memasuki babak kedua, dengan skor imbang 0-0, ketika kerusuhan pecah di tribun dan presiden Liga Sepakbola Italia, Adriano Galliani, memerintahkan wasit Roberto Rosetti untuk menangguhkan pertandingan. Setelah pertandingan ditunda, pertempuran di antara para penggemar dan antara penggemar dan polisi pun terjadi, stan-stan dibakar dan orang-orang melarikan diri stadion, akhirnya menghasilkan lebih dari 13 penangkapan dan lebih dari 170 luka-luka di kalangan polisi sendiri.

1. Real Madrid vs Barcelona

Real Madrid vs Barcelona

Persaingan antara FC Barcelona dan Real Madrid, di Spanyol, yang umumnya dianggap yang terbesar di sepak bola, dan mirip dalam konteks ke Celtic - Rangers. Dari awalnya, dua klub ini dipandang sebagai wakil dari dua daerah saingan di Spanyol, Catalonia dan Castile. Pada tahun 1950, persaingan menjadi lebih intensif ketika Barca gagal mendatangkan Alfredo di Stefano, yang akhirnya bermain untuk Real Madrid dan merupakan kunci dalam keberhasilan yang dicapai oleh Madrid.

Barcelona dan Real Madrid adalah dua klub terbesar, dan paling sukses, di Spanyol, juara liga selalu diantara dua klub ini. Madrid telah memenangkan lebih banyak juara La Liga dan Liga Champions, tapi Barca telah lebih banyak dalam memenangkan Piala lebih Spanyol, Piala Winners dan Piala UEFA. Juga Barca menjadi tim Spanyol pertama yang memenangkan treble (2008-2009). Pada tahun 2009, mereka memenangkan enam kompetisi, menjadi tim pertama yang memenangi semua kompetisi dalam satu tahun.

Persaingan ini juga telah diperkuat oleh pemain bintang Real Madrid dan Barcelona yang membelot kepada klub saingan-mereka. Pemain terkenal Barcelona yang kemudian bermain untuk Real Madrid Bernd Schuster (1988), Michael Laudrup (1994) dan Luís Figo (2000). Luis Enrique berpindah dari Real Madrid ke Barcelona pada 1996 dan menjadi kapten Blaugrana.

Sebuah survei 2007 oleh Centro de Investigaciones Sociológicas menentukan bahwa Real Madrid adalah tim dengan pendukung terbesar di Spanyol dengan 32,8% dari penggemar sepak bola, sementara Barcelona hanya 25,7%. Tim berikutnya, Valencia CF 5,3%. Barcelona pada gilirannya tampaknya menjadi tim paling populer di Eropa. Menurut sebuah survei yang dibuat oleh SPORT + Markt pada tahun 2009, Barcelona memiliki sekitar 44,2 juta pendukung di seluruh Eropa, yaitu sekitar 2,9 juta lebih dari jumlah pendukung Real Madrid.

arhamvhy


Read More »

Rabu, 09 Januari 2013

Daftar Penyerang Paling Efektif di Premier League Sejauh Ini


10.   Michu (Swansea City)
Jumlah Gol: 13
Menit per Gol: 133,31
Pemain asal Spanyol ini sudah dilabeli pembelian terbaik musim ini. Ia mengobrak-abrik peta kekuatan Premier League sejakdibeli hanya seharga 2 juta poundsterling dari Rayo Vallecano dan membantu The Swans merangkak keposisi 9 klasemen Premier League.

9. Demba Ba (Chelsea)
Jumlah Gol: 13
Menit per Gol: 128,38
Tampilan memikat Demba Ba bersama The Magpies akhirnya berbuah ke pindahan ke Chelsea pekanlalu. Dengan rasio golnya yang lebih baik ketimbang Fernando Torres, pemainasal Senegal ini bisa jadi andalan utama di lini depan The Blues.


8. Romelu Lukaku (West Bromwich Albion)
JumlahGol: 7
Menit per Gol: 121,29
Penyerang muda Belgia yang sempat dijuluki The Next Didier Drogba ini menunjukkan tajinya sejak dipinjam dari Chelsea. Penampilan moncernya dalam masa peminjaman di The Hawthorns bisa jadi akan membuka minat The Blues untuk menariknya pulang musim depan.

7. Luis Suarez (Liverpool)
JumlahGol: 15
Menit per Gol: 119,80
Suarez seolah memikul beban lini depan The Reds seorang diri musim ini. Total sudah 15 gol ia lesakkan dan menjadikannya pemain terbaik Liverpool sejauh ini. Tanpa sumbangan gol pemain asal Uruguay ini, bisa jadi Liverpool harus kian terpuruk di papan klasemen.

6. Theo Wallcott (Arsenal)
JumlahGol: 8
Menit per Gol: 118,88
Sejak diplot sebagai penyerang tengah, pundi gol Walcott terus bertambah untuk Arsenal. Jarang diturunkan menjadi starter tak membuatnya melempem, bahkan ia mampu melesakkan delapan gol dan menjadi top skorer The Gunners sejauh ini.

5. MladenPetric (Fulham)
JumlahGol: 5
Menit per Gol: 112,80
Petric tak lagi jadi pilihan utama manajer Martin Jol sejakkedatangan Dimitar Berbatov dan Hugo Rodallega musim panas kemarin. Namun toh penyerang asal Kroasia masih menyimpan ketajaman yang ia tunjukkan di kala kesempatan datang padanya.


4. Robin van Persie (Man. Utd)
JumlahGol: 16
Menit per Gol: 104,13
Robin van Persie membungkam keraguan banyak pihak jika ia mampu mengulangi performa dahsyatnya bersama Arsenal musim lalu. Gol demi gol sudah ia berikan untuk membawa Man. Utd merajai klasemen Premier League sejauh ini.

3. Frank Lampard (Chelsea)
JumlahGol: 6
Menit per Gol: 101,00
Secara mengejutkan muncul nama Lampard yang notabene seorang gelandang, dalam daftar ini. Namun gelandang gaek ini menunjukkan kematangannya dibanding para penyerang dengan mengemas enam gol di Premier League sejak pulih dari cedera - dan itu dikemasnya daritujuh kali tampil sebagai starter plus lima kali sebagai pemain pengganti.

2. EdinDzeko (Man. City)
JumlahGol: 9
Menit per Gol: 88,89
Label sebagai Super Sub tak salah disematkan pada Dzeko. Meski jarang dipercaya menjadi starter ketimbang duet Carlos Tevez dan Sergio Aguero, ia membuktikan ketajamannya dengan lesakan sembilan gol atau satu gol setiap 88,89 menit.

1.       Chicharito (Man. Utd)
JumlahGol: 8
Menit per Gol: 74,75
Bermain di bawah bayang-bayang Van Persie dan Wayne Rooney, Chicharito masih bisa menunjukkan dirinya bermain efektif saat diberi kepercayaan langka.Meski bermain tak sesering duet utama Setan Merah itu, ia masih mampu mengemas delapan gol sejauh ini alias satu gol per 74,75 menit.


Bola.net


Read More »